TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban Kekerasan di Yahukimo, Satu Korban Masih Dicari
Font Terkecil
Font Terbesar
KABAR24.sbs ■ YAHUKIMO — Personel Komando Operasi (Koops) TNI Habema mengevakuasi dua jenazah warga sipil yang menjadi korban aksi kekerasan yang disebut dilakukan kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI/Yahukimo di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (23/7/2026).
Menurut keterangan Koops TNI Habema, operasi evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang dibagi dalam unsur evakuasi dan pengamanan. Proses berlangsung dengan kehati-hatian karena medan pegunungan, kondisi cuaca, tingginya debit sungai, serta situasi keamanan di lokasi yang masih dinilai berisiko.
TNI menyebut lokasi kedua jenazah berada di bawah Jembatan Kali Ahom, tidak jauh dari lokasi penembakan di ruas Jalan Trans Papua.
Saat tim bergerak menuju lokasi, personel TNI dilaporkan sempat terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata yang berada di sekitar area kejadian. Meski demikian, proses evakuasi tetap dilanjutkan setelah situasi dinyatakan aman.
Kedua jenazah kemudian dibawa ke RSUD Dekai untuk menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga. Sementara itu, satu perempuan dari Suku Unaukam dilaporkan masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
Koops TNI Habema juga menyatakan, berdasarkan laporan lapangan, satu orang yang diduga anggota OPM tewas dalam insiden tersebut. Informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Panglima Koops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban dan menegaskan komitmen TNI untuk melindungi masyarakat sipil di Papua.
Sementara itu, Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna mengatakan proses evakuasi merupakan bagian dari upaya negara memberikan perlindungan dan penanganan terhadap warga yang menjadi korban tindak kekerasan. (Hd)

