Festival Budaya Sekala Bekhak, Ruang Pelestarian Warisan Adat Lampung Barat
Font Terkecil
Font Terbesar
KABAR24.sbs ■ LAMPUNG — Festival Budaya Sekala Bekhak kembali menjadi ajang pelestarian sekaligus promosi kekayaan budaya masyarakat adat Lampung Barat. Perhelatan tahunan ini menampilkan berbagai tradisi khas yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi identitas masyarakat di wilayah paling barat Provinsi Lampung tersebut.
Bagi masyarakat adat, festival ini menjadi ruang ekspresi seni sekaligus sarana menjaga nilai-nilai budaya leluhur. Sementara bagi pemerintah daerah, kegiatan tersebut merupakan upaya melestarikan warisan budaya serta memperkuat identitas daerah melalui berbagai pertunjukan seni dan tradisi.
Salah satu agenda utama festival adalah Himpun Adat Saibatin Paksi Pak, yakni musyawarah agung empat Sultan Paksi Pak Sekala Bekhak. Keempat kepaksian yang menjadi pewaris Kerajaan Adat Sekala Bekhak tersebut meliputi Kepaksian Pernong, Paksi Buay Belunguh, Paksi Buay Bejalan Diway, dan Kepaksian Nyerupa.
Musyawarah adat itu menjadi simbol kuatnya peran lembaga adat dalam menjaga nilai-nilai budaya sekaligus mempererat hubungan antar-kepaksian yang hingga kini masih mempertahankan tradisi leluhur.
Festival juga diramaikan dengan beragam pertunjukan seni tradisional, seperti Nyambai, Orkes Gambus, tari-tarian adat, Butattah, Bugamol Pekhing, hingga Sekura Cakak Buah, pesta topeng berusia ratusan tahun yang menjadi salah satu tradisi khas dan hanya dapat dijumpai di Bumi Sekala Bekhak.
Melalui Festival Budaya Sekala Bekhak, Lampung Barat tidak hanya berupaya menjaga keberlangsungan budaya lokal, tetapi juga memperkenalkan kekayaan tradisi daerah kepada masyarakat luas sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.(Dea)

