BREAKING NEWS

Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperluas, Bupati Selayar Temui Korban Selamat di Rumah Sakit


KABAR 24 ■ SELAYAR — Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Natsir Ali, mengunjungi lima korban selamat tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa yang masih menjalani perawatan di RSUD KH. Hayyung Selayar, pada Minggu (19/7/2026) siang.

Kelima korban tersebut merupakan penyintas yang berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Sabtu (18/7) setelah sempat terombang-ambing di laut akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan barat Pulau Polassi.

Sebelum menjenguk para korban di rumah sakit, Bupati Natsir Ali juga terus memantau perkembangan operasi pencarian dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait penanganan musibah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Natsir Ali menyampaikan harapan agar seluruh penumpang yang masih dinyatakan hilang dapat segera ditemukan.

"Pada prinsipnya seluruh penumpang harus ditemukan. Kita berdoa agar semuanya ditemukan dalam keadaan selamat. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin'," ujar Natsir Ali.

Hingga Minggu sore, Bupati Selayar dilaporkan masih aktif melakukan koordinasi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat dengan sejumlah instansi dan pihak terkait yang dinilai dapat membantu memperluas jangkauan pencarian sekaligus mempercepat proses penyelamatan korban.

Area Pencarian Diperluas

Sementara itu, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa memasuki hari kelima pada Minggu (19/7/2026).

Untuk meningkatkan peluang menemukan korban yang masih hilang, Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian hingga mencapai 1.305 nautical mile persegi (nm²) berdasarkan analisis Search and Rescue Marine Prediction (Sarmap).

Wilayah pencarian dibagi ke dalam empat sektor dengan luas masing-masing sekitar 337,5 nm² yang disisir secara intensif oleh unsur-unsur laut yang dikerahkan.

Operasi tersebut melibatkan KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, serta KRI Hiu 634. Kehadiran dua kapal perang TNI Angkatan Laut itu diharapkan mampu memperkuat jangkauan pencarian, terutama di wilayah perairan dengan arus dan gelombang yang cukup menantang.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan perluasan area pencarian merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas operasi SAR.

"Pada hari kelima operasi SAR, kami memperluas area pencarian menjadi 1.305 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam empat sektor pencarian. Selain KN SAR Puntadewa dan KN SAR Pacitan, operasi juga diperkuat dengan bergabungnya KRI Marlin 877 dari Makassar yang sebelumnya telah melaksanakan pencarian pada hari kedua, serta KRI Hiu 634 dari Palu. Penambahan unsur ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyisiran di area operasi," kata Sultan dalam keterangannya, hari ini.

Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan penyisiran di seluruh sektor pencarian dengan harapan seluruh korban yang masih dinyatakan hilang dapat segera ditemukan. (TIM/007)
Posting Komentar